
Renungan Hari Rabu Pekan I Prapaskah
Bacaan I: Yunus 3:1–10
Mazmur: 51:3–4, 12–13, 18–19
Injil: Lukas 11:29–32
Renungan dari buku Journey Through Lent by Clement Harrold, diterjemahkan oleh Sis Agatha Titik R (Dominikan Awam Indonesia)
Bacaan hari ini tentang kisah dua generasi. Di satu sisi, kita memiliki generasi Niniwe, yang terperangkap dalam cara-cara jahatnya, akhirnya bertobat atas dorongan nabi Yunus. Di sisi lain, kita memiliki generasi pada zaman Yesus sendiri, yang Dia gambarkan sebagai generasi yang jahat karena kurangnya iman dan pertobatan (lihat Lukas 11:29).
Pada hari penghakiman, Tuhan kita memberi tahu kita, orang Niniwe yang kudus dan ratu selatan akan bangkit dan mengutuk generasi itu karena cara-caranya yang jahat. Tapi bagaimanakah dengan hari dan usia kita sendiri? Apakah kita berbeda?
Menyaksikan dunia di sekitar kita, tampaknya jika ada jawaban yang tragis, adalah bahwa generasi kita adalah generasi yang lebih buruk lagi. Pewarta Injil Rick Warren, dalam khotbah di Pertemuan Keluarga Sedunia: September 2015, mengungkapkan dengan baik ketika berkata, “Pada hari ini
masyarakat, materialisme diidolakan, amoralitas diagungkan, kebenaran diminimalkan, dosa dinormalisasi, perceraian dirasionalkan, dan aborsi dilegalkan.
“Dalam berita TV dan film, kejahatan dilegitimasi, penggunaan narkoba diminimalkan, komedi divulgarkan, dan seks diremehkan. Dalam film, Alkitab dibuat-buat, gereja disindir, Tuhan dipinggirkan, dan orang Kristen dibenci. Orang tua tidak diperlakukan manusiawi lagi, orang sakit di-euthanasia, orang miskin menjadi korban, orang sakit jiwa dikucilkan, imigran distigmatisasikan, dan anak-anak kecanduan narkoba.
“Dalam keluarga di seluruh dunia, sopan santun kita sudah tidak beradab, ucapan divulgarkan, iman disekularisasi, dan segala sesuatu dikomersialkan.”
Ini adalah dunia di mana kita hidup, dan kata-kata Paus pertama, St. Petrus, tetap relevan sampai sekarang seperti di abad pertama: “Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini” (Kisah Para Rasul 2:40).
Sebagai orang Kristiani kita dilahirkan untuk tampil! Seperti Yunus, berdasarkan pembaptisan kita, kita telah diberi misi kenabian, dan tugas kita adalah mewartakan kebenaran dan terang Injil ke dunia kita yang hancur ini.
Apa artinya berada di dunia, tetapi bukan dari dunia?
Apakah saya menjalani ini dengan sukses?
Recent Comments