
Refleksi Harian Lectio Divina Kamis Pekan ketiga Prapaskah 24 Maret 2022
Bacaan I: Yeremia 7 : 23 – 28 Mazmur: Mazmur 95 : 1-2.6-7.8-9
Injil : Lukas 11 : 14 – 23
Refleksi hari ini ditulis oleh Para Dominikan Awam Indonesia : Bro Ivan Iman (komunitas Rosa De Lima Surabaya dan
Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai beraikan.” (Luk 11:23)
GOSIP…OH GOSIP.. (oleh Ivan Iman)
Barang siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku. Ya memang sungguh benar sekali perkataan Yesus itu. Bagi saya perkataan Yesus itu sungguh meneguhkan dan menguatkan menghadapi segala rintangan hidup. Hanya dengan dan bersama Yesus sajalah saya bisa dan mampu menghadapi dan menjalani roda kehidupan saya dengan penuh damai, kasih, sukacita hingga nanti saatnya saya kembali ke pangkuanNya.
Gosip, gosip dan gosip. Siapa yang tidak suka gosip?. Ya semua pasti tidak asing dengan yang namanya gosip. Saya pun bahkan pernah dan suka sekali menggosipkan orang lain, dan biasanya gosip itu isinya pasti berita tidak benar/berita bohong. Gosip terjadi karena ada perasaan iri, dengki atau tidak suka karena sudah dikuliahi oleh seseorang, kalah pamor dengan orang lain dan sebagainya. Intinya gosip itu terjadi karena perasaan sakit hati dan isi gosip pasti tidak benar. Bagaimana reaksi kita jika kita sendiri digosipin?.
Hal ini juga dialami oleh Tuhan Yesus seperti bacaan Injil hari ini. Tuhan Yesus digosipin mengusir setan dengan kuasa beelzebul. Tapi dengan tenang Yesus mengklarifikasi gosip tersebut dan menjelaskan analisaNya. Dari penjelasan Yesus tersebut tampak sekali bagaimana kuasa Allah menguasai dan berada dalam diri Yesus. Dan itulah contoh bagaimana kerajaan Allah ketika Yesus mengusir kekuatan kejahatan atau roh jahat. Kita diingatkan kerajaan Allah sudah datang dalam hati kita dengan bukti pengusiran setan atau kuasa jahat.
Yesus mengingatkan kepada saya dan kita semua bahwa menjadi kuat itu baik karena dpt melindungi sesuatu. Namun demikian menjadi kuat bukan karena kekuatan sendiri, karena kita tidak bisa mengandalkan kekuatan sendiri untuk melindungi sesuatu. Roh jahat saja harus bergerombol untuk menjadi kuat dan tinggal disuatu tempat yang nyaman.
Oleh karena itu Yesus dengan tegas mengingatkan kita semua *Barang siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku* (bdk Luk 11:23).
Marilah kita mohon agar Kerajaan Allah juga hadir dalam hati kita, karena Yesuslah yang mewartakan dunia baru, dunia yang tidak dikuasai oleh kekuatan kejahatan, Dia dan Roh KudusNya menguasai kekuatan kejahatan itu. Semoga kitapun dikuasai oleh kekuatan Allah & RohNya itu sehingga hidup kita menjadi benar & mendatangkan kebahagiaan bagi sesama. Rahmat Allah sendiri yg memampukan kita utk itu. Tuhan Yesus memberkati. (Ivan Iman)
Cinta Tuhan dan Ketidaktaatanku (oleh MSC Puspita Hartono)
Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia!”
(YEREMIA 7:23)
Setiap kali aku membaca Yeremia 7 : 23 setiap kali pula merasa sangat bersyukur dan terharu. Sabda Tuhan yang penuh Cinta ini membuncahkan sukacita dalam hatiku. Bayangkan siapakah aku ini yang begitu dicintaiNya. Aku akan menjadi Allahmu dan kamu menjadi umatKu.
Hari Ini ketika merenungkannya aku tersentak pada kata “akan” . Akan, jika aku mendengarkan Suara Tuhan. Padahal mendengarkan bukanlah hal yang mudah bagiku. Belum lagi diperlukan kepekaan untuk mendengar suara Tuhan.
“Lantas bagaimana Tuhan ?”
“Sering seringlah bertemu, berquality time bersama Aku, hadir dihadapanKu, rasakan CintaKu, hal2 ini akan menjadikanmu semakin peka”.
Tuhan hanya meminta suatu yang mudah dan sederhana betapa indahnya Cinta Tuhan. Sanggupkah aku melaksanakannya ?
Syukur untuk CintaMu yang begitu besar ya Tuhan, mohon rahmat dan kekuatan dariMu agar aku dapat membalas dengan Syukur dan Cinta yang besar pula.
Recent Comments