Bacaan I: Daniel 3:14–20, 91–92, 95
Mazmur: Daniel 3:52, 53, 54, 55, 56
Injil: Yohanes 8:31–42
Kata bahasa Inggris “redemption” berasal dari kata kerja Latin redimēre, yang secara harfiah berarti“untuk membeli Kembali atau menebus” Karya penyelamatan Kristus adalah pekerjaan yang membeli kita kembali dari belenggu iblis, membebaskan kita dari perbudakan dosa dan memulihkan kita menjadi anak ilahi. Dalam Injil hari ini, Yesus menekankan pokok ini ketika Dia mengaku, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa adalah hamba dosa” (Yohanes 8:34). Ketika kita berdosa, kita tidak hanya menghina Tuhan, tetapi kita sebenarnya merendahkan diri kita sendiri, dan kita mengalami pengikisan bertahap dari kebebasan kita.
Oleh karena itu, visi Kristen tentang kebebasan sekaligus radikal namun juga sangat berhubungan. Jauh di lubuk hati kita merasakan bahwa kebebasan lebih dari sekadar mampu melakukan apa pun yang kita suka; sebaliknya, kebebasan sejati adalah kondisi menjadi tuan dari keinginan dan nafsu kita sendiri, dan memiliki kemampuan untuk mengarahkan ini ke orang lain dalam pemberian diri.
Dalam karya klasiknya Love and Responsibility, St Yohanes Paulus II menggarisbawahi hal ini dengan mencatat bagaimana kebebasan adalah yang pertama dan terutama untuk cinta. Ketika kebebasan tidak memiliki cinta, katanya, itu menjadi sesuatu yang kosong dan tanpa makna yang pada akhirnya membuat kita tidak terpenuhi.
Maka, bagi orang Kristen, kita dapat menegaskan bahwa Sadrakh, Mesakh, dan Abednego dalam bacaan pertama sebenarnya jauh lebih bebas secara radikal daripada Raja Nebukadnezar yang memenjarakan mereka. Ini karena mereka memiliki kebenaran, mereka melihat kenyataan dengan jelas, dan mereka mampu bertindak dengan benar sesuai dengan pengetahuan itu. Begitu kuatnya kesaksian mereka sehingga Nebukadnezar akhirnya mengakui Tuhan yang mereka sembah.
Saat kita melanjutkan perjalanan melalui masa Prapaskah ini, marilah kita berdoa memohon rahmat untuk menjalani kehidupan yang berakar pada pengalaman kebebasan Kristen yang radikal dan berani.
Apa bidang kehidupan saya di mana saya tetap diperbudak oleh dosa?
Bagaimana saya dapat mempersembahkan ini kepada kuasa penebusan Kristus hari ini?
Renungan dari buku Journey Through Lent, Reflections on the Daily Mass Readings by Clement Harrold
Implementasi kebebasan bukan untuk krpuadan diri sendiri, namun lebih untuk membahagiakan sesama, sebagai silih pertobatan