Ditulis oleh Ibu Ratna, OP

Bacaan Pertama: Hag 1:1-8

Ayat yang berkesan :

Maka datanglah sabda Tuhan dengan perantaraan nabi Hagai, bunyinya :  apakah sudah tiba waktunya bagi kalian untuk mendiami rumah-rumahmu yang dipapani dengan baik, sedangkan rumah Tuhan tetap menjadi reruntuhan?  (Hag 1:4)

Seringkali kita sangat aktif untuk mengadakan bermacam-macam kegiatan pelayanan/baksos, ikut webinar, study  dan misa online dimana-mana.  Kita sibuk membangun  “rumah kita sendiri” .  Kita pikir apa yang kita lakukan sudah sesuai dengan Perintah Tuhan, padahal itu semua hanya berdasarkan pemikiran dan pendapat kita pribadi saja.

Kita ingat Motto Ordo Pewarta yang berbunyi :  Contemplari et contemplata aliis tradere, artinya berkontemplasi dan membagikan buah-buah kontemplasi kepada sesama.

Maka sebaiknya, disamping segala kegiatan, kesibukan  dan  aktifitas sehari-hari, hendaknya kehidupan doa kita perkuat, jangan diabaikan, melainkan menjadi dasar agar pelayanan kita benar-benar untuk Kemuliaan Tuhan dan berkenan kepada-Nya, bukan untuk diri kita pribadi.

Bila kita melakukan ini maka kita akan membangun “rumah kita” yang juga bait Allah,  sesuai dengan kehendak Tuhan seperti dikatakan dalam 1 Kor 3:16, Tidak tahukah kamu bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam didalam kamu.

Marilah kita meneladan Santo Padre Pio yang hari ini kita rayakan pestanya agar kita dapat menerima karunia apapun yang Tuhan berikan dengan tekun dan sukacita.

Doa :

Bapa,  bimbing dan mampukan  kami untuk melakukan segala sesuatu demi Kemuliaan nama-MU dan ajarlah kami untuk selalu rendah hati. Doa ini kami panjatkan dengan perantaraan Yesus Kristus Putera-Mu dan juru selamat kami. Amin.